ព្រះអង្គម្ឆាស់តូច /Preah Angkmchah Toch — dalam bahasa Khmer.

Bahasa Khmer, bahasa resmi Kamboja, termasuk rumpun bahasa Austroasia. Bahasa ini adalah bahasa Austroasia yang paling banyak dituturkan, dengan jutaan penutur di Kamboja serta komunitas penutur di Vietnam dan Thailand. Bahasa Khmer memiliki sejarah yang kaya dan erat kaitannya dengan Kekaisaran Khmer yang perkasa, yang menguasai sebagian besar Asia Tenggara dari abad ke-9 hingga abad ke-15. Bahasa ini memiliki sejumlah ciri yang membuatnya unik di antara bahasa-bahasa di kawasannya maupun dibandingkan dengan rumpun bahasa lain.

Bahasa Khmer memiliki sistem vokal yang rumit, dengan vokal pendek dan panjang yang dapat membedakan makna kata. Bahasa ini juga mengenal register vokal, termasuk suara mendesah dan suara jernih, yang dapat membedakan makna lebih jauh lagi. Sistem konsonannya mencakup bunyi-bunyi yang tidak dijumpai dalam banyak bahasa Barat, termasuk konsonan implosif dan serangkaian konsonan yang dilafalkan berbeda menurut posisinya dalam kata. Tidak seperti banyak tetangganya di Asia Tenggara, bahasa Khmer bukan bahasa bernada. Meski demikian, bahasa ini memakai variasi tinggi rendah suara untuk membedakan kalimat tanya dari kalimat berita.

Aksara Khmer diturunkan dari aksara Pallawa dari India dan telah dipakai setidaknya sejak abad ke-7. Aksara ini adalah abugida, yaitu sistem tulisan yang menuliskan rangkaian konsonan dan vokal sebagai satu kesatuan, dan setiap konsonan memiliki vokal bawaan yang dapat diubah dengan tanda diakritik. Aksara ini dikenal dengan huruf-hurufnya yang bulat dan melengkung, yang pada masa lalu sangat cocok untuk digoreskan pada daun lontar. Aksara ini memuat lambang untuk konsonan, vokal, serta tanda diakritik yang menunjukkan perubahan vokal dan ciri fonetik khusus.

Mencerminkan pengaruh sejarah agama Hindu dan Buddha di kawasan ini, bahasa Khmer banyak meminjam kata dari bahasa Sanskerta dan Pali, terutama untuk istilah yang berkaitan dengan agama, filsafat, dan kerajaan. Bahasa Khmer modern juga memuat kata pinjaman dari bahasa Prancis, akibat sejarah kolonial, dan dari bahasa Inggris, terutama di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, dan budaya populer.

Bahasa Khmer adalah bahasa analitis, artinya bahasa ini sangat bergantung pada urutan kata dan partikel untuk menunjukkan hubungan gramatikal, bukan pada infleksi. Struktur ini membuat tata bahasanya relatif mudah dipelajari. Bahasa Khmer juga memungkinkan verba dirangkai tanpa kata sambung untuk menunjukkan tindakan yang berlangsung berurutan atau untuk mengungkapkan gagasan yang rumit.