
Коченьеекэн Хуркэн (Kocenyiekèn Khurkèn) — dalam bahasa Even.
Bahasa Even (nama diri Эвэн, Éven) termasuk rumpun Tungusik, di cabang utara bersama kerabat terdekatnya, bahasa Evenki, yang darinya bahasa ini memisah sekitar seribu lima ratus tahun lalu menurut perkiraan glotokronologi. Orang Rusia lama menyebut penuturnya Lamut, dari kata Even Lamutkan, yang berarti penghuni tepi laut, istilah yang pertama kali tercatat pada akhir abad ke-17 untuk mereka yang tinggal di sepanjang pesisir Okhotsk; baru pada abad ke-20 nama Эвэн sendiri menggantikannya.
Orang Even dan Evenki berbagi leluhur Tungusik yang sama, yang ditelusuri ke tanah asal di sekitar Danau Baikal dan Manchuria. Orang Even sejak lama menggembalakan rusa kutub, tetapi terutama memakai ternaknya untuk ditunggangi dan sebagai alat angkut, bukan untuk daging atau perdagangan, tidak seperti tetangga mereka, orang Yakut, Chukchi, dan Koryak. Nama diri kedaerahan mencerminkan keragaman ini: Орач (Orach, orang rusa kutub) di utara, Инкан бэй (Inkan Bey, manusia sejati) lebih ke timur, sementara orang Even pesisir lebih mengandalkan penangkapan ikan. Pengkristenan Ortodoks pada abad ke-19 hanya melapisi tipis syamanisme yang tetap bertahan, dan adat нимат (nimat) melarang pemburu menyimpan hasil buruannya sendiri; buruan itu wajib dibagikan ke seluruh perkemahan.
Secara gramatikal, bahasa Even mendeklinasikan nomina dalam tiga belas kasus dan mengonjugasikan verba melalui lima belas aspek dan enam diatesis, semuanya dengan akhiran yang teratur dalam urutan subjek-objek-verba. Bahasa ini ditulis dengan aksara Sirilik sejak 1937, setelah satu dasawarsa memakai aksara Latin sejak 1931, dengan makron untuk menandai vokal panjang. Keganjilannya yang paling tajam justru bersifat internal: sekitar dua puluh dialek yang tersebar dari Sungai Lena hingga Kamchatka cukup berbeda sehingga penutur dari ujung-ujung wilayah yang berseberangan sering sama sekali tidak dapat saling memahami. Tersebar tipis di Republik Sakha, Magadan, Chukotka, dan Kamchatka, bahasa Even terus menyerap pengaruh leksikal dan gramatikal dari bahasa Yakut, bahasa Turkik yang dominan di kawasan itu, sementara lebih ke timur bahasa ini berbatasan dengan dunia Chukotko-Kamchatka yang tidak berkerabat, yaitu Koryak dan Chukchi, dan di dekat Kolyma dengan bahasa isolat Yukaghir, yang kini semuanya terutama dipersatukan oleh ketundukan bersama pada bahasa Rusia.
