The Little Prince — dalam bahasa Inggris Britania.

Inggris Britania, sering dianggap bentuk baku bahasa Inggris di Britania Raya, mencakup beragam dialek dan aksen yang dituturkan di seluruh Britania Raya. Inggris adalah bahasa Germanik Barat yang pertama kali dituturkan di Inggris awal abad pertengahan dan akhirnya menjadi lingua franca global. Namanya berasal dari bangsa Angle, salah satu suku Germanik yang bermigrasi ke wilayah Pulau Britania yang kelak mengambil nama mereka, England; kedua nama itu pada akhirnya berasal dari semenanjung Anglia di Laut Baltik. Ia berkerabat dekat dengan Frisia dan Sachsen Rendah, dan kosakatanya sangat dipengaruhi bahasa Germanik lain, terutama Norse (bahasa Germanik Utara), dan lebih jauh lagi Latin dan Prancis.

Sejarah:

  • Inggris Kuno (450–1150 M): Akar bahasa Inggris berasal dari invasi bangsa Anglo-Saxon, yang membawa bahasa Germanik mereka ke Britania. Pada periode ini bahasa tersebut sebagian besar masih berbentuk Germanik, sangat dipengaruhi Norse akibat invasi Viking.
  • Inggris Pertengahan (1150–1500 M): Setelah Penaklukan Norman pada 1066, Inggris Kuno mengalami perubahan besar. Prancis Norman menjadi bahasa kelas penguasa dan sangat memengaruhi kosakata dan struktur gramatikal bahasa Inggris.
  • Inggris Modern Awal (1500–1700): Renaisans Inggris memicu minat pada ilmu klasik dan menyebabkan pembakuan bahasa Inggris, sebagian besar berkat penyebaran teknologi percetakan. Terbitnya Alkitab King James pada 1611 dan karya Shakespeare berperan penting membentuk Inggris Modern.
  • Inggris Modern Akhir (1700 hingga Sekarang): Pada periode ini bahasa menjadi lebih baku. Ekspansi Kekaisaran Britania menyebarkan bahasa Inggris ke seluruh dunia, menyebabkan adaptasinya di berbagai koloni, yang kemudian berkembang menjadi banyak dialek dan aksen di seluruh dunia.

The Little Prince — dalam bahasa Inggris Britania

Pelafalan: Salah satu ciri paling khas, terutama Received Pronunciation (RP), yang sering dianggap aksen “baku” di Britania Raya, meski dituturkan minoritas.
Ejaan dan Tata Bahasa: Inggris Britania mempertahankan banyak ejaan yang lebih dekat dengan Prancis dan bahasa Eropa lain, seperti “colour” dan “realise”. Secara gramatikal, Inggris Britania lebih sering memakai bentuk perfek (present perfect) dalam situasi yang di dalamnya Inggris Amerika memakai kala lampau sederhana.
Kosakata: Ada banyak perbedaan kosakata antara Inggris Britania dan bentuk bahasa Inggris lain, mencerminkan perkembangan sejarah dan perbedaan budaya.

The Little Prince — dalam bahasa Inggris Britania, diterjemahkan oleh Michael Morpurgo

Inggris Britania adalah baku dalam pendidikan, media, dan komunikasi resmi. Ia hidup berdampingan dengan beragam aksen dan dialek regional yang mencerminkan warisan budaya Britania Raya yang beragam. Di banyak bekas koloni Britania, bahasa Inggris tetap bahasa resmi dan dipakai dalam pemerintahan, sistem hukum, dan pendidikan. Ragam-ragam ini, seperti Inggris India, Australia, dan Kanada, telah mengembangkan ciri unik tetapi masih menyandang pengaruh Inggris Britania.

Inggris Britania diajarkan luas sebagai bahasa kedua di seluruh dunia. Ia salah satu model utama pendidikan bahasa Inggris, bersama Inggris Amerika, di negara-negara yang tidak berbahasa Inggris.

The Little Prince — dalam bahasa Inggris, dengan ilustrasi oleh Manuela Adreani