ꨤꨮ ꨀꨯꨮꩃ ꨤꨮꩇ (Cei Patra Sit) — dalam dialek timur bahasa Cham.

Bahasa Cham merujuk pada sekelompok bahasa yang berkerabat erat dan dituturkan oleh orang Cham, kelompok etnis asli Asia Tenggara. Kehadiran mereka memiliki arti sejarah yang penting di wilayah yang kini menjadi bagian dari Vietnam dan Kamboja modern, dengan komunitas hasil migrasi yang juga dijumpai di Thailand dan Malaysia. Bahasa-bahasa Cham termasuk rumpun bahasa Austronesia, yang mencakup bahasa-bahasa yang dituturkan di seluruh Samudra Pasifik dan Hindia, dari Madagaskar hingga Pulau Paskah.

Sebagian besar penutur bahasa Cham tinggal di Vietnam, terutama di provinsi-provinsi tengah seperti Ninh Thuận dan Bình Thuận, tempat mereka menjadi minoritas yang cukup besar. Komunitas Cham yang lebih kecil terdapat di Kamboja, terutama di wilayah sepanjang Sungai Mekong.

Bahasa-bahasa Cham termasuk cabang Melayu-Polinesia dalam rumpun Austronesia. Rumpun bahasa yang sangat besar ini mencakup wilayah geografis yang luas, dan bahasa Cham menjadi salah satu wakilnya yang paling barat. Bahasa-bahasa Cham terbagi menjadi dua dialek atau cabang utama: Cham Barat, yang terutama dituturkan di Kamboja, dan Cham Timur, yang terutama dijumpai di Vietnam. Kedua dialek ini memperlihatkan perbedaan dalam fonologi, kosakata, dan tata bahasa.

Bahasa-bahasa Cham memiliki sistem vokal yang kaya, termasuk pembedaan panjang vokal dan beberapa diftong. Sistem konsonannya ditandai oleh beragam konsonan hambat, nasal, dan aproksiman. Melalui kontak erat selama berabad-abad dengan bahasa-bahasa Mon-Khmer, bahasa Cham daratan telah kehilangan sistem diatesis khas Austronesia, yaitu sistem ketika imbuhan verba memindahkan fokus kalimat antara pelaku, objek, dan peran lainnya. Kini bahasa ini sebagian besar bersifat analitis, bertumpu pada urutan kata dan partikel yang berdiri sendiri.

Dahulu orang Cham memakai aksara Cham, sistem tulisan asli yang diturunkan dari aksara Brahmi India kuno. Aksara ini masih dipakai dalam konteks keagamaan dan budaya, terutama di kalangan orang Cham di Vietnam. Selain itu, aksara Arab (Jawi) dipakai oleh orang Cham Muslim di Kamboja dan Vietnam untuk teks-teks keagamaan. Di Vietnam, aksara Latin juga telah disesuaikan untuk bahasa Cham, sehingga memudahkan pendidikan dan pemberantasan buta huruf.