A Kis Herceg — dalam bahasa Hungaria, ditulis dengan aksara Hungaria Kuno (dalam bahasa Hungaria: rovásírás).

Rovásírás, yang juga dikenal sebagai Rune Hungaria atau aksara Hungaria Kuno, adalah sistem tulisan yang dipakai untuk menulis bahasa Hungaria pada abad pertengahan. Aksara ini bercirikan bentuk-bentuk bersudut dan melengkung, dan dianggap sebagai salah satu bentuk tulisan tertua di Eropa.

Sejak abad ke-11, setelah Hungaria memeluk agama Kristen, abjad Latin menjadi tulisan utama, dan rovásírás terdesak ke pinggiran. Aksara ini masih bertahan secara terbatas di kalangan orang Székely di Transilvania hingga abad ke-17 dan ke-18, terutama dalam prasasti dan catatan pendek. Beberapa prasasti dalam rovásírás masih dapat ditemukan hingga kini di Hungaria, Rumania, dan Slowakia.

Aksara rovásírás terdiri atas serangkaian garis dan lengkungan yang disusun dalam bentuk persegi atau belah ketupat. Setiap huruf mewakili satu bunyi dalam bahasa Hungaria, dan tidak ada huruf kapital maupun spasi antarkata. Arah tulisannya dari kanan ke kiri.

Pada abad ke-19, para peneliti mulai mempelajari kembali rovásírás, yang saat itu sudah lama tidak dipakai sehari-hari. Kini rovásírás dipelajari para ahli dan peminat, dan kadang dipakai untuk keperluan seni dan dekorasi.