
Uccâ Priinsâš — dalam bahasa Inari Sami.
Bahasa Inari Sami adalah salah satu bahasa Sami, yang dituturkan orang Sami yang tinggal di sekitar Danau Inari dan di Kotamadya Inari, Finlandia utara. Bahasa ini termasuk bahasa Sami yang penuturnya sedikit, hanya sekitar 300 hingga 400 orang, sehingga sangat terancam punah. Namun, bahasa Inari Sami telah mengalami upaya revitalisasi yang berhasil, yang menjadi contoh bagi pelestarian bahasa yang terancam punah.
Bahasa Inari Sami memiliki sistem fonologi yang mencakup beragam bunyi konsonan dan vokal, sebagian tidak ditemukan dalam bahasa lain. Seperti bahasa Sami lainnya, bahasa ini memiliki gradasi konsonan dan bunyi-bunyi khas yang dapat mengubah makna kata. Bahasa ini bersifat aglutinatif, memakai beragam imbuhan untuk menunjukkan hubungan gramatikal. Bahasa Inari Sami memiliki sembilan kasus gramatikal yang berlaku untuk nomina, pronomina, adjektiva, dan numeralia, serupa dengan bahasa Ural lainnya. Sistem verbanya rumit, menandai modus, kala, persona, dan jumlah. Kosakatanya mencerminkan budaya dan lingkungan penuturnya, dengan beragam istilah yang berkaitan dengan penggembalaan rusa kutub, penangkapan ikan, dan bentang alam. Bahasa ini juga meminjam kata-kata dari bahasa Finlandia, Norwegia, dan Rusia.
Bahasa Inari Sami diakui sebagai bahasa minoritas di Finlandia, tempat orang Sami diberi otonomi budaya. Bahasa ini dipakai dalam administrasi setempat dan pendidikan di tanah air Sami di Finlandia Utara. Meskipun penuturnya sedikit, bahasa Inari Sami mengalami kebangkitan berkat program pelestarian bahasa yang menyeluruh, termasuk sarang bahasa (language nest) untuk anak-anak kecil, kursus bahasa untuk orang dewasa, serta produksi sastra, media, dan bahan pendidikan dalam bahasa Inari Sami.
