
De Kleine Prins — dalam bahasa Belanda.
Belanda adalah bahasa Germanik Barat yang dituturkan sekitar 25 juta orang sebagai bahasa pertama dan 5 juta sebagai bahasa kedua. Ia bahasa Germanik ketiga yang paling banyak dituturkan, setelah kerabat dekatnya Jerman dan Inggris. Dialeknya dipakai di Belgia (termasuk Flemish) dan di Suriname, semuanya dibimbing oleh Uni Bahasa Belanda.
Di Eropa, sebagian besar penduduk Belanda (tempat ia satu-satunya bahasa resmi yang dituturkan di seluruh negeri) dan sekitar 60% penduduk Belgia (sebagai salah satu dari tiga bahasa resmi) bertutur dalam bahasa Belanda. Di luar Negara-Negara Rendah, Belanda adalah bahasa ibu mayoritas penduduk negara Amerika Selatan, Suriname, bekas koloni Belanda, yang juga memberinya status resmi, seperti di negara-negara kepulauan Karibia Aruba, Curaçao, dan Sint Maarten, yang merupakan negara konstituen Kerajaan Belanda. Hingga setengah juta penutur asli tinggal di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia secara gabungan.
Belanda adalah salah satu kerabat terdekat Jerman maupun Inggris dan secara awam dikatakan “kira-kira di antara” keduanya. Belanda, seperti Inggris, tidak mengalami pergeseran konsonan Jerman Tinggi, tidak memakai umlaut Germanik sebagai penanda gramatikal, sebagian besar telah meninggalkan pemakaian subjungtif, dan telah menyederhanakan banyak morfologinya, termasuk sebagian besar sistem kasusnya. Ciri yang dibagi dengan Jerman mencakup bertahannya dua hingga tiga gender gramatikal, meski dengan sedikit akibat gramatikal, serta pemakaian partikel modal, pengawasuaraan obstruen akhir, dan urutan kata yang serupa. Kosakata Belanda sebagian besar Germanik; ia memuat sedikit lebih banyak kata pinjaman Romawi daripada Jerman, tetapi jauh lebih sedikit daripada Inggris.
