Luk Prinske — dalam bahasa Gronings.

Bahasa Gronings, juga disebut Grunnegs dalam dialek setempat, adalah bahasa daerah yang dituturkan di provinsi Groningen, di timur laut Belanda. Gronings bagian dari kelompok bahasa Saxon Rendah (Niedersachsen), yang mencakup beragam dialek yang dituturkan di seluruh timur laut Belanda dan sebagian Jerman. Seperti dialek Saxon Rendah lain, Gronings memiliki ciri uniknya sendiri tetapi berbagi banyak kemiripan dengan dialek tetangga dalam fonologi, tata bahasa, dan kosakata.

Gronings memiliki sistem fonologis yang khas, termasuk bunyi vokal yang dapat sangat berbeda dari Belanda baku. Satu ciri yang menonjol adalah terpeliharanya mutu vokal dan diftong tertentu yang telah berubah atau hilang dalam dialek Belanda lain.

Struktur gramatikal Gronings menunjukkan pola infleksi khas Saxon Rendah, termasuk bentuk khusus untuk konjugasi verba, pluralisasi nomina, dan posesif. Seperti dialek Saxon Rendah lain, ia cenderung memakai urutan kata Subjek-Objek-Verba (SOV) dalam anak kalimat, ciri yang dimiliki bersama Jerman tetapi berbeda dari sintaksis utama Belanda.

Gronings memiliki kosakata kaya yang mencakup kata dan ungkapan unik dialek ini, di samping istilah yang dimiliki bersama dengan dialek Saxon Rendah lain. Ia juga menyerap kata pinjaman dari Belanda, Jerman, dan, belakangan, Inggris, mencerminkan lanskap kebahasaan wilayah yang dinamis.

Gronings dipakai dalam komunikasi sehari-hari di provinsi Groningen, terutama di daerah pedesaan dan di kalangan generasi tua. Ia bagian penting identitas dan budaya setempat, dengan pertalian kuat dengan sejarah, tradisi, dan kehidupan sosial wilayah itu. Meskipun Belanda baku dominan dalam pendidikan formal dan media, ada gerakan yang tumbuh untuk melestarikan dan mempromosikan Gronings, termasuk prakarsa di media lokal, pendidikan, dan acara budaya.