Микул Принц — dalam bahasa Moldavia gaya lama.

Saya mereproduksi buku ini dari buku Moldavia lama yang diterbitkan Lumina di Chisinau pada 1974, ketika Moldova disebut RSS Moldavia, republik otonom sebagai bagian dari Uni Soviet. Bahasa yang dituturkan orang Moldova sebenarnya adalah Rumania. Namun pendudukan Uni Soviet telah mengubah identitas pemakaian bahasa ini di Moldova.

Sebelum RSS Moldavia, ada RSSO Moldavia. RSSO Moldavia ini didirikan pada 1924 di dalam RSS Ukraina, untuk membentuk entitas teritorial bagi etnis Moldova di daerah itu. Ini bagian dari kebijakan Soviet tentang delimitasi nasional, yang bertujuan menciptakan wilayah nasional bagi berbagai kelompok etnis di dalam Uni Soviet, konon untuk memupuk identitas etnis di bawah sosialisme. Bahasa yang dipakai di RSSO Moldavia didasarkan pada bahasa Rumania, tetapi mula-mula ditulis dalam aksara Latin dan kemudian beralih ke aksara Sirilik pada 1930-an. Perubahan ini selaras dengan upaya Soviet yang lebih luas membakukan aksara yang dipakai bahasa-bahasa Soviet untuk meningkatkan kendali dan mengurangi pengaruh asing.

RSS Moldavia didirikan pada 1940 setelah Uni Soviet menganeksasi Bessarabia dari Rumania (sebagai bagian dari kolaborasi jahat Soviet-Jerman), menggabungkannya dengan bagian barat RSSO Moldavia (yang tetap bagian RSS Ukraina). Setelah aneksasi, pemerintah Soviet memberlakukan aksara Sirilik untuk bahasa Moldavia, menandai pemutusan definitif dari aksara Latin yang dipakai di Rumania. Ini dimaksudkan untuk memperkuat identitas Moldavia terpisah yang berbeda dari nasionalisme Rumania.

Buku ini adalah terjemahan LPP dalam Moldavia Sirilik, diterbitkan Lumina di Chisinau pada 1974. Saya hanya menemukan PDF hasil pindai dengan gambar berkualitas buruk. Jadi saya mereproduksi buku ini dengan gambar LPP baku berwarna, tanpa mengubah tata letak isi buku.

Setelah memperoleh kemerdekaan pada 1991, Moldova kembali memakai abjad Latin untuk bahasa Moldova. Konstitusi Moldova masa kini secara resmi mengakui bahasa itu sebagai Rumania, meski nama “Moldova” bertahan dalam konteks tertentu, mencerminkan perdebatan yang berlanjut tentang identitas nasional.

Kunjungi di sini untuk mendapatkan salinan buku ini: tlk.lv/moldavian