Ten Mały Princ — dalam bahasa Sorbia Bawah (dolnoserbšćina).

Sorbia Bawah, atau Dolnoserbski, adalah bahasa Slavia Barat yang dituturkan di wilayah Lusatia Bawah di Brandenburg, Jerman. Bahasa ini salah satu dari dua bahasa Sorbia, di samping Sorbia Atas, dan tergolong rumpun bahasa Slavia, berkerabat dekat dengan Ceko, Polandia, dan Sorbia Atas. Warisan kebahasaan dan budaya Sorbia Bawah adalah bagian tak terpisahkan dari identitas orang Sorbia, minoritas Slavia di Jerman timur.

Sorbia Bawah berkembang dari dialek Slavia suku-suku Sorbia yang menetap di wilayah Lusatia sekitar abad ke-6. Selama berabad-abad, bahasa ini menghadapi tekanan besar dari Jermanisasi, yang menyebabkan penurunan jumlah penutur. Meskipun menghadapi tantangan itu, komunitas Sorbia berupaya memelihara bahasa dan tradisi budayanya.

Sorbia Bawah memiliki ciri gramatikal dan fonologis yang sama dengan bahasa Slavia Barat lain. Bahasa ini menunjukkan sistem infleksi yang kaya, termasuk kasus untuk nomina, pronomina, dan adjektiva, serta konjugasi verba. Secara fonologis, ia dicirikan pembedaan panjang vokal dan rangkaian konsonan yang mencakup bunyi terpalatalisasi.

Seperti Sorbia Atas, Sorbia Bawah memakai abjad Latin dengan tanda diakritik tambahan untuk melambangkan bunyi khas bahasa ini.

Jumlah penutur Sorbia Bawah lebih kecil daripada Sorbia Atas, dengan perkiraan yang sering dikutip beberapa ribu penutur fasih. Bahasa ini terutama dipakai di rumah dan komunitas, dengan kehadiran terbatas di media, pendidikan, dan kehidupan publik.

Sorbia Bawah dianggap lebih terancam daripada Sorbia Atas karena penuturnya lebih sedikit dan pemakaiannya terbatas di ranah publik. Upaya merevitalisasi bahasa ini mencakup program pendidikan dwibahasa, festival budaya, dan terbitan dalam Sorbia Bawah. Vitalitas bahasa ini juga didukung lembaga dan organisasi Sorbia yang berdedikasi mempromosikan warisan Sorbia.